Beranda / Profil Desa / Sejarah Desa
Sejarah Desa

Sejarah Desa Sawahan menurut beberapa sumber dan saksi hidup berawal dari pemerintahan kepala kelurahan Yoso Sastro yang memiliki empat wilayah atau yang sekarang disebut sebagai dusun dan delapan belas dukuh. Lurah pada zaman tersebut dibantu oleh aparat kelurahan yang sekarang disebut bayan. Bayan bertugas sebagai kepanjangan tangan kepala kelurahan yang ditetapkan tentang wilayah masing-masing

Pada awal tahun 1950  wilayah Desa Sawahan secara periodik bertambah luas karena perkebunan kebun tebu yang sebelumnya menjadi milik pemerintah kolonial Belanda dan diambil alih oleh pemerintah Jepang menjadi milik Desa Sawahan. Pertambahan luas tersebut membuat bertambah pula penduduk serta wilayah desa Sawahan sehingga memiliki 19 dukuh yang terbagi dalam 4 dusun serta 60 RT.